Sabtu, 12 Juni 2010

ah...manusia


kesulitan datang, menjadi uji coba seseorang untuk melatih ketahanan kesabarannya
melatih untuk mengontrol diri sendiri
kesalahan merupakan salah satu hal yang dimiliki manusia
karena manusia telah mempunyai fitrah itu 
Allah SWT menciptakan segala hal di bumi dengan lengkap 
perkara-perkara dunia selalau ada dua hal
mencoba bersabar, mencoba mengerti, mencoba untuk selalu tersenyum 
heheeee...
suatu saat nanti rasa pahit itu akan menjadi sebuah rasa yang manis 
ada masalah pasti ada jalan keluar 
ada masalah enjoy aja...
manusia selalu mengatakan dunia tak adil 
tapi sayangnya orang yang berkata itu sendiri yang tak adil dengan Tuhan-Nya 
tak menyadari 
tak tahu 
lupa 
terhadap semua kenikmatan yang terlalu banyak dimiliki 
satu kesalahan, satu kekurangan, sedetik rasa sakit 
terasa seperti beribu tahun memilikinya
sayangnya kenikmatan yang melebihi seribu tahun terasa satu hari 
manusia akan merasa kurang dan kurang 
aah...manusia 


(aku akan selalu mencoba)


Dia selalu bersamaku


Dikala aku sehat 
Dia denganku 
Dikala aku sakit 
Dia tambah dekat denganku 
Tapi tak sadar betapa aku sering melupa-Nya 
Betapa aku tak adil terhadap-Nya 
Aku sering  melupa-Nya 
Tapi tak seperti-Nya 
Dia Selalu berada dekat dengan jiwa dan nadiku,
Saatnya untuk selalu mengingat-Nya 
Dimana dan kapanpun aku berada 
Selalu bersama-Nya akan tabah
Selalu bersama-Nya akan sabar
Selalu bersama-Nya akan tenang
Selalu bersamanya akan tentram untuk selamanya 
Karena aku makhluk-Nya 
Karena aku hamba-Nya 
Karena aku mencintai-Nya 
Karena Dia Sang Kholiq ku 



ingat2 dari Gizka (almh),,


Jumat, 11 Juni 2010

waktu dunia


waktuku begitu cepat berlalu
tak terasa detik serbu ceritaku
angan-angan dulu menjadi sebuah cerita
hanya masa depan yang ada didepan mata
melaluinya tanpa dinyana
waktu dunia hanya sementara

Minggu, 06 Juni 2010

aku hanya manusia

warna dunia
membuatku sering goyah
tak jarang aku tenggelam didalamnya
huh dunia..
betapa manis rasamu
tapi akhirnya pahit juga terasa
manusia seperti aku memang layak
tergoda oleh manisnya dunia fana
wah....
menikmati dunia
dengan cara mematuhi aturan-Nya
aturan-Nya yang tiada batas manfaatnya
tapi sering kali dua perkara yang selalu membingungkanku
untuk memilih diantara dua perkara
aku hanya manusia
tempat salah dan benar
hanya mengikuti hati nurani yang suci
itu jalan untuk taat akan aturan-Nya
aku hanya ingin selalu
berada dibawah naungan-Nya
Amien...


aku hanya manusia ciptaan-Nya

Rabu, 02 Juni 2010

xample kebaya


xample gamis




Berpikir Sederhana



Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.

Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?"

Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh,tetapi ternyata, ah... kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.

Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.

Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.
http://van.9f.com/berpikir_sederhana.htm