Rabu, 11 Maret 2009

true & false










aku cuma manusia biasa

yang tatkala aku bisa berada dalam keadaan salah dan benar
tapi aku selalu mencoba berada dalam naungan kebenaran
lagi-lagi aku cuma manusia biasa
bisa hari ini atau lusa aku berada dalam naungan kesalahan

aku tau naungan apa itu?
tapi aku cuma manusia biasa
entah sampai kapan aku bisa melihat dengan mata telanjang
mana diantara naungan itu yang seharusnya aku pertahankan dalam keadaan apapun

aku cuma manusia biasa
yang tak selamnya berada dalam naungan kebenaran
aku cuma manusia biasa
yang tak selamanya berada dalam naungan kesalahan
aku cuma manusia biasa
yang entah sampai kapan aku akan berada dalam naungan dunia



Kamis, 12 Maret 2009; 08.35 WIB
by me

Selasa, 10 Maret 2009

taukah engkau...???









taukah engkau hidup itu untuk apa?
taukah engkau hidup itu seharusnya seperti apa?
taukah engkau apa yang kamu cari dalam hidup mu?
taukah engkau apa yang kamu jadikan pedoman dalam hidup mu?
taukah engkau adakah batas dari kesabaran manusia di bumi?
taukah engkau kapan engkau mengetahui dirimu dalam keadaan benar atau salah?
taukah engkau seberapa dekat nyawa dan kematian mu?
taukah engkau seberapa berat pahala dan dosa mu?
taukah engkau kapan engkau kembali pada_Nya




10 Maret 2009; 21.18 WIB
by me

pencarian ku ???











saat ceritaku yang lalu menjadikan aku seperti manusia yang terombang-ambing oleh ganasnya angin,
terasa duri menusuk hati sampai rasa sakit ku tak terasa dalam asa
aku bingung,
aku bimbang,
aku terasa seperti kapas yang tak punya berat
aku mencoba bersabar dengan ribuan duri yang menusuk hati ku
aku mencoba tenang dengan semua kagalauan difikiran
aku mencoba mencari tempat yang terasa aman, yang dapat membuat hati ini tenang
dimanakah tempat itu?
kepada siapa aku berteduh?
kepada siapa hati mencurahkan segala rasa sakit atas kegetiran kehidupan yang aku lalui?
aku benar-benar seperti mati rasa
aku mencoba menyentuh air yang menjadikan fikiran ku tenang
aku ambil air suci dan aku mencoba meresapi segala yang aku rasa dengan kesucian air wudhu untuk menuju_Nya
hatiku terasa perih dengan ribuan duri yang telah menusuk hati ku
dan tak terasa air mata ku telah menjadi satu dengan air suci itu
aku tidak bisa menahan rasa sakit atas luka dari duri-duri itu saat air wudhu menyentuh lembut wajah ku
air suci itu yang telah menjadikan aku untuk dekat dengan_Nya
hati ku sudah tidak tahan ingin mencurahkan kegalauan hati ini,
tanpa sadar aku telah tenggelam dalam sholat ku
hati tetap saja merintih, menangis saat mengingat_Nya
karena luka duri itu
aku lelah, aku ingin kembali pada_Nya
aku tak mampu lagi, tubuhku seperti tak bernyawa lagi
saat aku tenggelam dalam tautan doa ku, aku ingin mencoba untuk mencurahkan segalanya karena sudah tidak ada tempat lagi tempat dimana aku bisa mengadu atas kegalauan ku
saat itu, difikiran ku cuma ada pada cinta_Nya yang tak dapat disentuh oleh makhluk_Nya
hatiku hanya ingin dekat dengan_Nya karena tidak ada yang dapat membuat aku tenang.
aku seperti jauh dari dunia fana, jauh, teramat jauh
dan hanya terucap nama_Nya
apakah ini terjadi karena aku telah putus asa atas cinta yang membuat ku musnah dan kelam dalam kehidupanku sehingga aku berusaha mencoba menjauh dari kehidupan fana???
ataukah ini hanya pelarian atas kekecewaan ku terhadap cerita cinta ku???
duh,,,Gusti...seberapa lapangkah aku bisa menerima semua ini???
sebenarnya apakah yang paling berharga di bumi ini???





10 Maret 2009; 20.53 WIB
catatanku terilhami oleh novel "dzikir-dzikir cinta" oleh Anam Khoirul Anam

Sabtu, 07 Maret 2009

saatnya pun tiba....???














saat aku tahu
waktu berjalan tanpa ada lelah
saat itu pula umur dan semua apa yang ku tau tentang dunia
begitu luas
di saat itu pula terbentuk lah sebuah hati dalam jiwa ku
hati yang mengetahui melalui mata untuk melihat dunia fana
saat aku tau fana begitu menggoda fikiran dan asa ku
di saat itu pula lah kedewasaan ku mulai tumbuh
seperti tumbuhan yang di ciptakan Tuhan YME

dari ketidaktauhan ku sampai aku mengetahui segala sesuatu yang nyata dan maya
Allahuakbar...
Allah Maha Besar
Subhanallah...
rasa syukur ku pada Allah SWT
tak terganti oleh apapun

saat aku menyadari hidup telah begitu beberapa lama di dunia
aku melihatnya,
aku melihatnya,
semua yang ada di bumi, di alam yang tercipta untuk makhluk seperti ku
tak terasa umurku telah bertambah dan bertambah,
dan bertambahnya umurku berarti bertambah dekatlah aku dengan kematian
dimana aku dibawa oleh alam yang berbeda
alam ciptaan-Nya

disaat itu lah aku telah meninggalkan semuanya
dunia, keluarga, saudara, sahabat, dan temanku
semua tinggal cerita...
aku hanya membawa amalan dan amanah yang dulu telah diperintahkan oleh_Nya



by me